Studi Kasus Asuhan Keperawatan Dengan Diagnosa Medis Stroke Non Hemoragic Dengan Masalah Pola Napas Tidak Efektif, Gangguan Mobilitas Fisik Dan Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif
Keywords:
Asuhan Keperawatan, Pola Napas, Mobilisasi, Stroke Non HemoragicAbstract
Stroke Non Hemoragik merupakan sindroma klinis yang awalnya timbul mendadak, progresi cepat berupa deficit neurologis fokal atau global yang berlangsung 24 jam atau lebih atau langsung menimbulkan kematian yang di sebabkan oleh gangguan peredaran darah otak non traumatic. Tindakan yang di terapkan pada klien melalui pendekatan asuhan keperawatan efektif membantu mengurangi dan mengatasi masalah keperawatan yang terjadi pada klien stroke non hemoragic. Studi kasus ini bertujuan untuk Mendeskripaikan asuhan keperawatan pada pasien stroke non hemoragic dengan masalah pola napas tidak efektif, gangguan mobilitas fisik risiko perfusi serebral tidak efektif. Studi kasus pendekatan asuhan keperawatan yang mencangkup pengkajian, diagnose, rencana keperawatan, tindakan keperawatan, dan evaluasi. Subjek kasus dari penelitian ini salah satu pasien yang mejalani perawatan di ruang stroke center RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode wawancara pada keluarga klien, observasi dan hasil dokumentasi layanan kesehatan. Setelah di lakukan tindakan keperawatan selama tiga hari berupa manajemen jalan napas dengan memberikan terapi oksigen, dukungan mobilisasi dengan memfasilitasi melakukan pergerakan, manajemen peningkatan tekanan intracranial dengan mengkolaborasikan pemberian terapi obat di dapatkan saturasi pernapasan membaik. Terapi oksigen, memfasilitasi melakukan pergerakan, dan pemberian terapi obat mampu memperbaiki pola napas tidak efektif, gangguan mobilitas fisik dan risiko perfusi serebral tidak efektif.










