Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Pandan Wangi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertesi

Authors

  • Supriadi STIKes Hamzar, Lombok Timur, Indonesia Author
  • Anatun Aupia STIKes Hamzar, Lombok Timur, Indonesia Author

Keywords:

Daun Pandan Wangi, Hipertensi, Tekanan darah

Abstract

World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi medis serius yang secara signifikan meningkatkan risiko penyakit jantung, otak, ginjal, dan penyakit lainnya, angka kejadian hipertensi di dunia pada tahun 2021 diperkirakan sebanyak 1, 28 miliar orang dewasa berusia 30-79 tahun di seluruh dunia menderita hipertensi, sebagian besar (dua pertiga) tinggal di negara berpenghasilan rendah dan menengah. hipertensi dapat diobati dengan dua metode yaitu dengan cara farmakologis dan non farmakologis salah satu ya yaitu dengan  non farmokologis yaitu daun pandan wangi. studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun pandan wangi terhadapenurunan tekanan darah pada pasien hipertesi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskrpitif dengan pengumpulan pendekatan metode studi kasus. asuhan keperawatan keluaraga diberikan selama 3 hari dengan pemberian intervensi rebusan daun pandan wangi untuk menurunkan tekanan darah rebusan daun pandan wangi dimunum 2x sehari selama 3 hari hal ini dilakukan untuk menurunkan tekanan darah pada klien menderita hipertensi. Berdasarkan hasil implementasi yang diberikan pada kelien Ny, S  selama 3 hari berturut-turut  hari pertama  didapatkan tekanan darah (TD) 140/100 mmhg, hari kedua didapatkan tekanan darah (TD)  130/90 mmhg dan hari ketiga didapatkan ktkanan darah (TD) 120/80 mmhg. dari hasil penelitian dapat di simpulkan terdapat pengaruh pemberian rebusan daun pandan wangi terhadap penurunan tekanan darah pada pasiien hipertesi.

Downloads

Published

2025-01-31

How to Cite

Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Pandan Wangi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertesi. (2025). Jurnal Kesehatan Nusantara Indonesia, 1(2), 62-67. https://ojs.gelcipnus.org/index.php/jkni/article/view/16