Peran Kepuasan Konsumen Dalam Memediasi Pengaruh Harga, Kualitas Produk, Dan Inovasi Terhadap Keputusan Pembelian Pada UMKM Minuman Boba Di Kabupaten Lubuk Pakam
DOI:
https://doi.org/10.61674/pb6c6z71Keywords:
Kualitas Produk, Inovasi, Kepuasan Konsumen, Keputusan Pembelian, UMKM, Minuman BobaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh harga, kualitas produk, dan inovasi terhadap keputusan pembelian konsumen pada UMKM minuman boba, dengan kepuasan konsumen sebagai variabel intervening (mediasi). Fenomena meningkatnya persaingan bisnis minuman kekinian mendorong pelaku UMKM untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas agar mampu mempertahankan loyalitas konsumen. Dalam konteks ini, kepuasan konsumen memainkan peran penting dalam menjembatani pengaruh faktor-faktor pemasaran terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 120 responden yang merupakan konsumen aktif UMKM minuman boba di Kota Medan. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga, kualitas produk, dan inovasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Selanjutnya, kepuasan konsumen terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain itu, kepuasan konsumen juga berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara harga, kualitas produk, dan inovasi terhadap keputusan pembelian. Artinya, meskipun ketiga variabel independen dapat langsung memengaruhi keputusan pembelian, keberadaan kepuasan konsumen memperkuat hubungan tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa untuk meningkatkan keputusan pembelian, pelaku UMKM perlu fokus tidak hanya pada aspek harga dan kualitas, tetapi juga pada inovasi produk serta upaya menciptakan pengalaman konsumsi yang memuaskan. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya strategi pemasaran berbasis kepuasan konsumen dalam upaya mempertahankan dan meningkatkan daya saing UMKM minuman boba. Penelitian ini juga memberikan kontribusi terhadap pengembangan literatur pemasaran dan perilaku konsumen dalam konteks bisnis lokal. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat memperluas cakupan wilayah dan mempertimbangkan faktor demografis sebagai variabel moderasi.












