Pengaruh Manajemen Laba, Financial Distress dan Karakteristik Eksekutif Terhadap Tax Avoidance (Studi Empiris Pada Perusahaan Sektor Consumer Non-Cyclical di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024)
DOI:
https://doi.org/10.61674/eepyb246Keywords:
Manajemen Laba, Financial Distress, Karakteristik Eksekutif, Tax AvoidanceAbstract
Fenomena Tax avoidance dapat menurunkan penerimaan negara dan menimbulkan ketidakadilan perpajakan. Penelitian ini menganalisis pengaruh Manajemen Laba, Financial Distress, dan Karakteristik Eksekutif terhadap praktik Tax Avoidance pada perusahaan sektor Consumer Non-Cyclical di Bursa Efek Indonesia tahun 2020–2024. Sampel 30 perusahaan dengan total 150 observasi, dianalisis menggunakan regresi panel menggunakan aplikasi Eviews 13. Hasil menunjukkan secara simultan ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap Tax Avoidance, namun secara parsial hanya Karakteristik Eksekutif yang berpengaruh signifikan terhadap Tax Avoidance. Eksekutif risk taker lebih agresif dalam praktik tax avoidance dibanding risk averse. Temuan menekankan pentingnya karakter eksekutif dalam pengambilan keputusan perpajakan perusahaan












