Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja Pada Siswa SMKN 4 Kendari

Authors

  • Santi Laela Sari Universitas Halu Oleo Author
  • Hariati Lestari Universitas Halu Oleo Author
  • Febriana Muchtar Universitas Halu Oleo Author
  • Devi Savitri Effendy Universitas Halu Oleo Author
  • Hartati Bahar Universitas Halu Oleo Author
  • Apriliyah Universitas Halu Oleo Author
  • Yelsa Universitas Halu Oleo Author
  • Annisa Ode Universitas Halu Oleo Author
  • Rahmadita Universitas Halu Oleo Author
  • Rizky Amaliah Universitas Halu Oleo Author
  • Adel Adha Aking Universitas Halu Oleo Author
  • Verna Adventya Mbona Universitas Halu Oleo Author
  • Aprilia Dwi Maharani Universitas Halu Oleo Author
  • Wa Iki Universitas Halu Oleo Author
  • Zahra Fadhila Universitas Halu Oleo Author
  • Amalia Lestari Universitas Halu Oleo Author
  • Angga Kurniawan Budi Gading Universitas Halu Oleo Author
  • Ramadhan Tosepu Universitas Halu Oleo Author

DOI:

https://doi.org/10.61674/ktbkj479

Keywords:

Remaja, Kesehatan Reproduksi, Pergaulan Bebas, Edukasi Kesehatan, HIV/AIDS

Abstract

Remaja merupakan masa transisi yang rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi seperti kurangnya pengetahuan, seks bebas, kehamilan dini, dan risiko HIV/AIDS. Berdasarkan data menurut laporan SIHA (Sistem Informasi HIV/AIDS) untuk periode Januari hingga Juni 2024, sebanyak 3.182.913 orang yang menjalani tes HIV, ditemukan 31.564 ODHIV (Orang Dengan HIV/AIDS), dan 74% diantara telah mendapat terapi ARV, dilaporkan dari 38 provinsi dan 512 kab/kota di Indonesia. Menurut data dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2023, terdapat 637 kasus HIV/AIDS yang dilaporkan, dengan 321 kasus berada di Kota Kendari, dimulai dari usia remaja di atas 15 tahun. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dan bahaya seks bebas melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan games “Rangking 1” dengan pendekatan edukatif secara  langsung oleh tim Fakultas Kesehatan Masyarakat. Sasaran penelitian adalah 30 siswa/i SMKN 4 Kendari. Penelitian diawali dengan pre-test, 12 responden (40%) berada pada kategori cukup, 16 responden (53,3%) kategori baik, dan 2 responden (6,7%) kategori kurang. Setelah intervensi, di berikan  post-test dan seluruh responden (100%) masuk dalam kategori baik, tanpa ada yang berada pada kategori cukup maupun kurang. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan. Rata-rata naik dari 12,23 ke 14,73, dan uji t menunjukkan perbedaan bermakna (p = 0,000), membuktikan intervensi berupa edukasi menggunakan metode ceramah dan diskusi interaktif secara signifikan dapat meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kesehatan reproduksi.

Downloads

Published

2025-06-18