Perbandingan Sensitivitas Pemeriksaan Spesimen Tinja Metode Sedimentasi Formaldehid-Detergen dan Flotasi dalam Mendeteksi Kecacingan Soil Transmitted Helminth

Authors

  • Janry Lewis Sinaga Universitas HKBP Nommensen Medan Author
  • Renti Novita Renti Novita Universitas HKBP Nommensen Medan Author

Keywords:

Kecacingan, Soil Transmitted Helminth, Sedimentasi Formaldehid-Detergen, Flotasi, Sensitivitas

Abstract

Infeksi Soil Transmitted Helminth (STH) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang banyak ditemukan di negara berkembang, termasuk Indonesia, terutama pada anak usia sekolah. Keakuratan diagnosis infeksi STH sangat dipengaruhi oleh metode pemeriksaan feses yang digunakan, karena setiap metode memiliki kemampuan yang berbeda dalam mendeteksi keberadaan telur cacing. Oleh karena itu, pemilihan metode diagnostik yang memiliki sensitivitas tinggi sangat penting untuk menunjang penegakan diagnosis serta mendukung upaya pengendalian kecacingan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan sensitivitas metode sedimentasi formaldehid-detergen dengan metode flotasi dalam mendeteksi telur STH. Penelitian menggunakan desain uji diagnostik dengan pendekatan cross-sectional terhadap 65 spesimen feses yang berasal dari siswa kelas III, IV, dan V SD Negeri 104280 Desa Pulau Gambar, Kabupaten Serdang Bedagai. Seluruh pemeriksaan dilakukan di Laboratorium Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas HKBP Nommensen Medan menggunakan metode sedimentasi formaldehid-detergen dan metode flotasi, dengan metode direct smear sebagai standar emas (gold standard). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode sedimentasi formaldehid-detergen berhasil mengidentifikasi 4 dari 65 sampel positif (6,15%), sesuai dengan hasil pemeriksaan direct smear, sehingga memiliki sensitivitas sebesar 100%. Sebaliknya, metode flotasi tidak mendeteksi satu pun sampel positif, sehingga sensitivitasnya sebesar 0%. Temuan ini menunjukkan bahwa metode sedimentasi formaldehid-detergen lebih efektif dibandingkan metode flotasi dalam mendeteksi infeksi STH dan berpotensi menjadi metode diagnostik yang andal untuk digunakan pada fasilitas pelayanan kesehatan dengan sumber daya terbatas.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-30