Formulasi Dan Uji Aktivitas Antibakteri Deodoran Spray Alami Kombinasi Ekstrak Daun Pandan (Panandusamaryllifolius) Dan Daun Kemangi (Ocimum basilicum) Terhadap Staphylococcus Aureus
Keywords:
Formulasi, Deodoran, Daun Kemangi, Staphylococcus aureus, Daun PandanAbstract
Pandan (Pandanus amaryllifolius) adalah tanaman yang mudah tumbuh dan mudah diperoleh. Pandan memiliki kandungan senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, tanin yang dapat berkhasiat sebagai obat untuk anemia, bau badan, diabetes, gonorea, sapremia, dan sifilis. Kemangi (Ocimum basilicum) masuk kedalam famili Lamiaceae, yang mengandung berbagai senyawa kimia, di antaranya fenol, saponin, alkaloida, flafonoid, tanin, dan minyak atsiri. Khasiat daun kemangi mengatasi bau badan. Bau badan merupakan salah satu masalah yang menggangu kehidupan sehari-hari. Bau tidak sedap tubuh seringkali membuat seseorang merasa kurang percaya diri dan membuat orang-orang di sekitar kurang nyaman. Mengetahui konsentrasi minimum dari kombinasi ekstrak daun pandan dan daun kemangi memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental. Hasil penelitian menunjukan menunjukan uji antibakteri sediaan deodoran spray signifikan untuk nilai pada F1 (19,4), F2 (21,3), F3 (23,3), K+ (23,05). Untuk uji aktivitas antibakteri hasil penelitian menunjukan pada konsentrasi 5%,10%,15% termasuk dalam zona hambat kategori kuat











