Analisis Sentimen Publik terhadap Kenaikan Nilai Tukar Dolar Amerika Serikat pada Komentar YouTube Menggunakan Metode Lexicon-Based InSet

Authors

  • Reza Avrizal Universitas Indraprasta PGRI Author
  • Ari Irawan Universitas Indraprasta PGRI Author

DOI:

https://doi.org/10.61674/aqxeev42

Keywords:

Social Media Sentiment

Abstract

Kenaikan nilai tukar dolar Amerika Serikat (USD) terhadap rupiah (IDR) merupakan isu ekonomi yang memicu respons publik secara luas di media sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen publik terhadap fenomena tersebut berdasarkan komentar pengguna YouTube. Data berupa 2.429 komentar dikumpulkan melalui YouTube Data API v3 dari 27 video berita ekonomi yang membahas pelemahan rupiah. Tahap praproses meliputi pembersihan teks, normalisasi kata tidak baku, penghapusan stopword, dan stemming. Pelabelan sentimen dilakukan dengan metode lexicon-based menggunakan kamus InSet, di mana skor sentimen tiap komentar dihitung dari penjumlahan bobot kata dan diklasifikasikan menjadi positif, negatif, atau netral. Dari 2.393 komentar yang valid, diperoleh 1.739 komentar (72,7%) bersentimen negatif, 375 komentar (15,7%) positif, dan 279 komentar (11,7%) netral. Hasil menunjukkan bahwa persepsi publik terhadap kenaikan dolar didominasi sentimen negatif, dengan kata-kata pendorong yang banyak menyentuh isu pelemahan ekonomi dan tata kelola pemerintahan. Temuan ini memberikan gambaran opini publik yang dapat menjadi masukan bagi pemangku kepentingan, sekaligus menggarisbawahi keterbatasan metode lexicon dalam menangani konteks bahasa seperti sarkasme dan negasi.

Downloads

Published

2026-07-22

How to Cite

Analisis Sentimen Publik terhadap Kenaikan Nilai Tukar Dolar Amerika Serikat pada Komentar YouTube Menggunakan Metode Lexicon-Based InSet. (2026). Indonesian Journal of Media Informatics, 2(2), 162-168. https://doi.org/10.61674/aqxeev42