Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Gastritis Menggunakan Metode Certainty Factor

Authors

  • Evinitus Sembiring STMIK Kristen Neumann Indonesia Author
  • Kris Diansen STMIK Kristen Neumann Indonesia Author
  • Rudi Surbakti STMIK Kristen Neumann Indonesia Author
  • Harianta Sembiring STMIK Kristen Neumann Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.61674/k57cp421

Keywords:

Sistem Pakar, Diagnosa Penyakit, Gastritis, Metode Certainty Factor

Abstract

Gastritis merupakan peradangan pada mukosa lambung yang dapat bersifat akut maupun kronis dan kerap sulit terdeteksi pada tahap awal karena gejalanya menyerupai gangguan pencernaan ringan. Keterlambatan dalam proses diagnosis dapat menyebabkan komplikasi serius, sehingga dibutuhkan solusi berbasis teknologi untuk membantu deteksi dini. Penelitian ini bertujuan merancang sistem pakar berbasis web yang dapat membantu dalam proses diagnosis awal penyakit gastritis secara cepat dan efisien. Sistem pakar adalah sistem berbasis komputer yang dirancang untuk meniru cara berpikir seorang pakar, sehingga dapat memberikan keputusan atau rekomendasi berdasarkan pengetahuan yang dimasukkan ke dalamnya. Dalam penelitian ini, digunakan metode Certainty Factor (CF) untuk mengakomodasi ketidakpastian dari gejala yang diinput oleh pengguna. Metode CF digunakan untuk menghitung tingkat keyakinan terhadap suatu diagnosis berdasarkan nilai keyakinan pakar dan gejala yang dialami pasien. Sistem ini dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL, serta diimplementasikan dalam lingkungan lokal. Pengujian sistem dilakukan dengan studi kasus di Klinik Pratama Mars Lubuk Pakam. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan diagnosis awal yang cukup akurat. Sistem ini berpotensi menjadi alat bantu diagnosis yang bermanfaat, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses tenaga medis.

Downloads

Published

2026-02-23

How to Cite

Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Gastritis Menggunakan Metode Certainty Factor. (2026). Indonesian Journal of Media Informatics, 2(1), 113-121. https://doi.org/10.61674/k57cp421